Kenapa dlc bisa segila sekarang? sejarah dan peranan dlc dalam industry game

DLC JAMAN SEKARANG GAYANYA KAYA PANTAT


Oke kali ini gw bakal tentang paid DLC atau downloadable content yang berbayar, sebenarnya bahasan gw kali ini ada hubungannya dengan bahasan gw sebelumnya tentang pre-order, kalian bisa baca artikel pre-order gw di Apa itu pre-order



Oke dlc ini gw bahas dari awal/sejarah dari dlc itu sendiri, dan pengertian yang semakin lama semakin lama berubah, dlc sendiri terbagi menjadi 2, ada dlc dan paid dlc, dan dlc yang memang artian harfiahnya adalah content yang bisa di download. Tapi topik ini ngebahas dlc yang paid/dibayar, sebelum masuk topik pembahasan, kita lari dulu ke jaman dulu, jaman disaat gw masih bocah, dan internet masih make modem (50sixmodem) yang bentuknnya kayak gini.



Gw gak tahu berapa banyak dari kalian yang tahu, kalau dulu internet tuh make modem yang dihubungkan ke koneksi telepon, jadi kalau dulu kalau lu make internet, telepon tuh gak bisa dipake, jadi kalian bisa pahami bahwa koneksi internet yang make telepon itu pasti banyak masalahnya, terutama kalau kalian angkat teleponnya pas konek internet, koneksi internet kalian tuh bakal mati.

Kembali ke topik, jadi konten konten seperti paid dlc ini sebenarnya jaman dulu dikenal sebagai suatu expansion, seperti ya, bukan dlc itu expansion, tapi seperti, karena jaman dulu sulit banget dapet koneksi internet, dan developer selalu memberikan suatu update, mereka harus mengeluarkannya dalam format cd, yang dijual pada semua gamer. Jaman dulu expansion itu ukurannya sangat besar, bahkan penambahan kontennya seakan seperti perpanjanggan dari game yang baru secara total. Seperti adanya ras baru di game strategi, camp baru, dengan mechanic yang baru dan sebagainya. Jadi kalo kita omongin expansion itu, ukuran expansion itu bisa sama ukurannya sama game aslinya, contohnya itu kaya starcraft jaman dulu yang starcraft pertama keluar expansionnya starcraft brood war.



 Yang meledak dan jadi pelopor explor terbesar didunia. Expansion itu dijaman dulu kaya game sequel atau benar-benar seperti kata harfiah expansi, jadi kalo secara harfiah itu, dlc ada saat internet itu udah menyebar dan bisa diakses dengan mudah, tapi topik kita kali ini bukan tentang penjelas dlc/pengertian dlc secara harfiah, tapi pengertian bisnisnya dan perannya di industry game ini.

Garis antara paid dlc dan expansion itu sebenarnya sangat jelas. Expansion itu jauh lebih subtansial kita ngomonggin suatu tambahan yang sangat besar, sehingga memakan waktu para developer untuk menciptakkanya ,sedangkan dlc cenderung suatu tambahan konten yang sangat simple , seperti dari segi kosmetik, seperti topi, armor tambahan, kendaraan dan lain-lain yang bersifat kosmetik dan tidak menambahkan suatu bentuk campaign atau mechanic baru , ataupun segi kosmetiknnya hanya suatu reskin/skin ulang dari senjata yang udah ada/armor yang udah ada. Dan sebagainya,



Jadi jaman dulu developer itu gak bisa , maen asal ngeluarrin dlc kosmetik yang seperti sekarang, karena secara ekonomi itu gk masuk akal banget, siapa yang mau beli cd baru dengan isinya gak penting, yang isinya kosmetik doang ?, dan kita harus ke toko, pergi , hanya buat dapettin hal itu, harga yang mereka berikan juga gak bisa sembaranggan mereka gak bisa memberikan harga yang sangat murah, karena ada proses pencetakkan cd, printing, casing, sampe proses distribusi apa yang ingin mereka jual, jadi untuk lebih masuk akal, dan ngambil minat gamer, mereka harus menciptakan sesuatu yang lebih masuk akal, dan mau dibeli oleh kita para game, nah apasih yang dibeli para gamer?, seperti yang gw jelasin tadi EXPANSI, sesuatu yang memberikan gameplay yang baru mechanic yang baru agar kita semua tertarik, bukan hanya sekedar reskin dengan kita harus ngeluarrin uang yang cukup besar untuk mendapatkannya.



Setelah internet mulai tersebar, dan aksesnya semakin mudah, kalian bisa lihat perlahan, mulai muncul dlc yang sifatnya tuh kecil-kecil terlebih dahulu , expansion yang diubah menjadi dlc, seperti di game-game the sims, Cuma nambar furniture, tv set, atau keramik dan wallpaper dan seterusnya, walaupun  memang ada dari the sims yang menambahkan gameplay baru, cuman itu porsinya sangat sedikit. Dibandingkan jumlah yang mereka keluarkan hanya dengan item-item yang bisa kalian masukkan di gameplay kalian.

Dari sini  kalian bisa lihat, akan adanya tren semakin kenceng, aksen internet semakin tinggi, semakin tinggipun dlc yang ada, jadi intinya adalah distribusi, dengan internet/steam distribusi menjadi sangat mudah untuk developer, memberikan suatu tambahan bagi para gamer, dan itu artinya apa? Ya benar sekali. DUIT . Siapa yang gak suka duit?/siapa yang suka banget sama duit? . EA

.  

Nah, inilah adalah grafik milik EA, seperti yang bisa kalian disini. Ada full game download, dan extra content, itu aja 2 yang perlu kalian pahami, full game download adalah game yang sudah full rilis, yang bisa mereka jual, dan extra content , itu adalah dlc, kalian bisa lihat disini perkembanggannya, dan pendapatan yang mereka dapatkan, untuk gamenya sendiri, mereka mayoritas mendapatkan 22% dan 36%, tapi kalian bisa lihat untuk extra content/dlc yang mereka jual, pendapatan mereka itu 47 dan 24%, itu gila banget, dan kalian bisa lihat disini, full game dengan dlc yang mereka jual , pendapattanya lebih gede , dengan pendapatan mereka dari dlc,

Nah kalian bisa lihat, pendapatan dlc ini gede banget, sampe melebihi pendapatan game aslinya, jadi kalian paham kan sekarang?, bahwa dlc itu creative banget , bisnis yang membayar banget. Ngasilin duit banget, jadi kalau kalian bingung kenapa developer ngeluarin dlc mulu. Ya itu karena EA dan dibangun oleh EA , tapi gak semua developer itu rese dengan dlc, yang gw maksud rese adalah, ya seperti ini. Dulu kondisinya tuh yang ada di gambar ini.



Dulu tuh original game tuh, udah jelas banget, terus keluar expansion pack, yang pelengkap, dan memberikan rasa baru untuk pengalaman kalian, mendapatkan gameplay baru, ras baru, expansion pack yang sangat luas, memberikan kalian itu, seakan-akan adanya suatu game baru dengan universe yang ada di game aslinya, nah kondisi dlc yang ada sekarang SEPERTI INI…..

Original gamenya kaya gembel, untuk dapet full versionnya kudu beli dlc segala, yang ujung-ujungnya disuruh ngapain guys?, ya, tebak, bener, kalian disuruh beli session pass, god dammit. Kurang analogi lagi?, atau contoh lagi?, nih gua kasih dlc yang gayanya kayak pantat,



Nih perkembangan dlc yang akan gw gambarkan kepada kalian, jadi semakin lama itu semakin ancur, jadi yang semakin apes siapa?, ya, kita para gamer, gw gak mau nyebut-nyebut nama-nama developer lainnya, tapi yang gede-gede itu, bodo amat, gw gak peduli, kaya ubisoft/ea yang kelakuan ngeluarrin kaya gini, bahkan edios aja ngeluarin kayak gini, seharusnya kalian udah tahu lah, yang kaya gini siapa-siapa saja. Tapi gk semua dlc itu buruk, gw ambil contoh, game favorit gw.



The witcher lll. Ada banyak dlcnya yang gratis, mulai dari segi kosmetik, quest tambahan. Itu semuanya tuh mereka kasih dengan gratis. Terus ngeluarin paid dlc yaitu, heart of stone dan blood and wine, keduannya tuh berbayar.tapi buat gw pribadi gak masalah sama sekali, kenapa?, karena 1 dlc aja bisa kalian dapatkan gameplay 40-50 jam, bayangin dlc mereka aja nyaiingin gameplay dari full release suatu game, bahkan beberapa full release game, banyak yang jauh lebih rendah, gameplay timenya, dibandingkan dlc the witcher lll,

Jadi gak semua dlc itu buruk dalam system penjualan gamenya, jadi gua harap kalian itu gak memukul rata, hal-hal tersebut yang apa ya?, yang developer-developer itu mengeluarkan suatu dlc, karna tidak semua developer itu mencari uang, dengan cara curang, dalam menjual dlc, yang gw ingatkan lagi, dlc itu sebenarnya upaya untuk menghidupkan developer, yang asetnya bisa dibangun, selagi membangun game selanjutnya/proyek lain, jadi secara perspektif bisnis, kadang mereka memerlukan hal ini untuk menambah pendapatan mereka, itu juga, gw gak bisa salahkan, jadi, selalu ada 2 sisi dalam suatu keputusan bisnis, kecuali yang rese-rese ngeluarin dlcnnya,

Jadi pada dasarnya, yang bisa menilai apakah dlc itu worth / kagak,itu adalah kalian sendiri , apakah kalian mencintai gamenya, dan ingin mendukung developernya atau tidak. Tapi, yang harus kalian pahami, adalah secara keseluruhan, apakah dlc itu seharusnya sudah menjadi 1 dengan gamenya, dan seakan merugikan jika kalian tidak membeli dlc, itu keputusan yang kalian buat sebagai gamer, harus pinter-pinter dalam memilih, Karena apapun yang kalian lakukan , industry ini tuh sedang bertumbuh, dan industry ini selalu bervolusi, dan selalu mengikuti dengan permintaan/perubahan-perubahan teknologi, jadi kita sebagai gamer dan konsumen itulah yang memiliki peran, kemana industry ini akan berlanjut, votelah dengan dompet kalian, karena dompet kalian yang berbicara paling keras kepada developer/publisher, jadi sekian dari gua. Dan jangan lupa boomark, karena gw bakal update artikel kalo lagi mood dan kalo lagi ada ide,


Review metal gear survive indonesia, game cacat konami..



Oke disini gw akan mereview metal gear survive yang ditampilkan  oleh konami di tgs atau Tokyo game show 2016 kemarin, disini gw akan ngebahas sedikit detail dari game ini, dimana gw belum bisa ngereview full gamenya karena masih versi demo. Tentunya bakal banyak perubahan setelah mendapatkan feedback, dimana dislikenya juga banyak. Gw juga Cuma ngeliat video pas demonya keluar, yang dimainkan orang jepang , jadi gw gak bisa review penuh, karena belum main gamenya.



Jadi kita kembali ke topik, map disini gak beda/sama dengan map di metal gear solid phantom, jadi memang map ini hanya dirilis oleh game ini, metal gear, untuk membuat versi zombienya, jadi kalo kalian belum tahu ini metal gear survive ini mengambil setting apa, jadi metal gear survive ini ngambil setting sebelum phantom pain, jadi plot/jalan cerita metal gear survive ini adalah meniadakan metal gear phantom pain, jadi disini phantom pain itu gak ada.

Nah kita kembali ngomonggin map, jadi disini map sama semua, secara layout, secara grafik, itu semuanya sama, gak ada yang beda dengan di phantom pain, jadi kalo kalian ngarepin ada map baru, gak akan ada yang baru, karna mapnya juga menggunakan map phantom pain, seperti yang konami katakan.




Nah kita lari ngomonggin musuh, sekarang kita lihat musuh, dan mereka disebut zombie, dimana gw berharap mereka gak disebut zombie, sebenarnya gw berharap ada originalitaslah dalam penamaan mereka, oke nama mereka zombie, gak masalah,

Kalian yang pernah last of us pasti tahu, mereka mirip “clicker”, cuman disini kepala mereka gak ada/”Headless”, dan disini indicator zombie ini mati atau kagak adalah indicator di belakang leher mereka, yang bentuknya seperti Kristal, dan kalau kita “backstab” mereka akan langsung mati, karena itu memang titik terlemah mereka,

Dan kalau kita lihat zombie-zombie naik keatas, karena memang zombie-zombie ini bisa dipake untuk ngecraft, jadi gw juga belum tahu secara rinci kegunaan mereka, karena Bahasa jepang juga, kemarin mereka gak ngejelasin kegunaan zombie ini. Jadi memang si pemain “jepang” ini gak ngejelasin zombie-zombie ini bisa dipakai untuk apa. Tapi yang pasti salah satu elemen yang penting, jadi kita harus juga mengumpulakan zombie-zombie ini, untuk kita jemput dengan “wormhole”, jadi keterbalikkannya, kalo di phantom pain dijemput dengan parasut kan? Kalo disini masuk ke portal



Kita masuk ke model gathering resource juga, jadi semua yang kita lihat disini bisa kita kumpullin, seperti ban, kaleng, botol , jerigen itu bisa kumpullin yang berguna buat ngebangun barikade saat kita defense, jadi game ini ada 2 fase, ada yang namanya “inflitiration face”, ada yang namanya “defensive face.

Jadi disini kita mencoba sneak, mencoba secara diam-diam masuk ke base, dimana disana itu ada titik portalnya, jadi disana kita akan ngepasang transmisi untuk ngebuka portal , supaya mereka bisa kembali ke dunia nyata, dengan cara memasang transmisi di suatu titik. Dan metal gear survive ini ada mode co-opnya. Jadi kita bisa bermain dengan 4 orang,



dimana disini characternya memiliki kelas yang berbeda-beda. Juga memiliki senjata yang berbeda-beda, ada yang make heavy shotgun, melee, dan spear. Juga disini character kita bisa terluka juga, jadi ini gunanya barang yang kita kumpulkan tadi untuk ngebuat “heal”, dan crafting disini elemen terpenting untuk ngebangun medical segalam macem, jadi kalo liat ini gw kayak ngeliat game alien invasion, farcry itu semua butuh crafting seperti ini, dimana sebuah refreshinglah dalam metal gear serie.




Dan disini ada “bait”, bisa dibilang cara untuk menarik perhatian zombie ini, disana ada kambing jadi kambing ini jadi semacam bait. Dimana gua gak gak ngelihat ada kecerdasan dalam zombie ini, goblok banget zombienya, antara buta apa bego gitu kan?, jadi tingkat kesulitan zombie ini sangat-sangat minim menurut gua.

Dan disini kita bisa lihat kambing ini menjadi umpan untuk para zombienya dengan suara kambing yang mbek, mbek , itu. Disini kita bisa lihat characternya punya powerful weapon kaya Molotov. Dimana gua rasa semua bisa mati kali, dengan Molotov ini. karena dengan Molotov ini semua zombie bisa modar,




Sebenarnya kalau mau buat refreshing, seharusnya tingkat kesulitan zombienya ditingkatkan, seharusnya zombienya pas dimolotov gak langsung mati, harusnya, itu lebih seru tuh, karena zombie gak mati kebakar juga, abis dibakar juga biasanya hidup lagi, SEHARUSNYA, karena kan system sarafnya mati. Harusnya ditembak-tembak palanya baru mati.



Disini kita akan mulai masuk base, dimana ini titik temu transmisinya. Biru-biru itu adalah titik objektifnya. Dimana kita harus ngepasang transmisi dibawah itu untuk ngebuat portal, saat ngebangun transmisinya ini, gua masih gak ngerti kenapa konami gak ngasih “Time/waktu” sampe kapan transmisinya kapan selesai, konami gak ngasih kita itu, jadi kita benar-benar buta akan apa yang sedang dilakukan transmisi itu.



Selain itu disini selain masang transmisi ada “Drop” atau box-box yang jatuh dari langit. Jadi harus ada 1 orang/2 orang yang dateng kesitu untuk ngambil, karena box itu bisa/ngebuat/craft defensive-defensive part, kaya pagar, machine gun, dan lain-lain dan Cuma bisa dicraft dengan item-item di box itu.





Dan disini ada indicator kuning, indicator kuning ini kayaknya seperti tingat damage senjatanya, semacam medium attack gitu, dan menurut gw zombienya gampang banget matinya, dan disini kalau kalian ngecraft defensive part seperti pager dan lain-lain, kalian harus ke meja crafting, kalo Cuma medical/ammo itu gak butuh meja craft. Dan disini kita bisa ngebangun barikade, dan disini barikade ada 2 macam, ada yang harmfull dan harmless, jadi ada yang bisa melukai ada yang Cuma ngalangin jalan zombienya/kagak melukai zombienya. Tentunya yang bisa melukai lebih memakan banyak memakan material.



Disini kita bisa lihat, kita bisa ngebuat pagar yang harmless, jadi kita bisa nyerang zombienya dari belakang, dan disini kita bisa lihat kalau zombienya realy-realy stupid. Karena mereka gak bisa melompati pagar atau melakukan sesuatu yang lain. Padahal desain mereka terbilang gak kayak zombie zombie kayak di resident evil, disini lebih modern, apalagi kepalanya Kristal gitu kan?, masa lebih bego daripada zombie biasa kayak di resident evil.

Kalo gw bisa ngomong tentan metal gear sedikit, metal gear solid itu adalah game yang berbasiskan untuk menyampaikan pesan-pesan politik, dan dengan adanya serie ini/plot twist ini, secara gak langsung udah ngebunuh franchise ini. Franchise ini sudah mengecewakan banyak fansnya. Dimana metal gear solid ini punya fanbase yang besar banget, karena ini game ini udah ada dari ps1, dan yang ngehancurin franchise ini hina banget. Dan konami udah hina banget, dengan ngehancurin franchisenya sendiri.



Seharusnya daripada mereka sibuk-sibuk ngebuat versi zombienya, mending bikin versi dlc dan lain-lain untuk metal gear phantom pain menurut gua. Dan kembali ke review, disini kita bisa lihat zombienya bego banget ya? Karena mereka maen langsung lari ke transmisi dan bukan ke character, dimana emang transmisi sangat penting disini Karena kalau hancur kita failed.

Tapi seengaknya zombinya nyerang characternya juga lah.zombie kan emang dimana-mana nyerang manusia buat dimakan otaknya, masa ini malah mau nyerang dan makan transmisinya. Dimana emang kalo transmisi ancur emang failed. Tapi seharusnya menurut gw dua-duanya juga penting, transmisinya ancur failed, characternya mati juga failed. dan karena kalau orangnya mati failed seharusnya zombienya nyerang orangnya juga. Gimana bisa failed kalo zombienya gak pernah nyerang orangnya. Jadi menurut gw, aduh gak penting banget. mereka ngebikin mechanis gameplay gua gak ngerti. Maksudnya esensi pemikirannya/basic instingnya gw gak ngerti , mereka bangun pake apa.





Kita lari lagi ke review disini mereka ngebangun machine gun. Yang mereka kumpullin dari material dari dropbox tadi. Dan bisa mereka gunakan, dimana ini deadly machine gun, kita bisa lihat mati semua ditembakkin, 3-shot lah mati. Udah zombienya goblok-goblok, dikasih senjatanya kuat-kuat gitu.

Si pemain yang mainin dih demo bodoh banget mainnya, menurut gua ,karena mereka berusaha nunjukkin kalo susah banget nih zombie, padahal kalo lu bisa lihat, dengan mata waras/kepala waras?, gampang banget nih zombie.

Kalo lu mau bandingin sama left4dead, dead island, dead rising, itu udah sulit-sulit banget zombienya, apalagi dyinglight itu sulit banget, zombienya, dan itu elemen paling penting, karena itu game zombie, jadi zombienya dibikin sulit. Dan zombie ini gampang banget dikalahin, gampang banget.





Mereka dengan mudahnya menghancurkan barikade, karena emang orang-orang ini, yang maenin demo ini, sengaja pengen fansnya ancur, gitu, mereka lama-lamain nembaknya buat apa coba? , gua tahu mereka mencoba nunjukkin elemen-elemen pas zombienya breakout, tapi seharusnya mereka nunjukkinnya dengan cara yang lebih baik gitu. Dengan cara zombienya emang susah dibunuh,gitu, atau susah matinya..,

Itu yang harus dibuat oleh mereka, untuk memperlihatkan intens dari gameplaynya, tapi dengan cara ini, mereka sebenarnya udah matiin intens dari gameplay, gua sama sekali gak merasa takut ngeliat video demo ini. Gua lebih baik maenin left4dead dengan grafik lumayan jadul, tapi punya gameplay zombie, ya, kalo lu maenin game zombie, mendingan maenin game kayak gitu, ini gw gak ngerti, ini bias banget, ini mau maen game zombie, apa stealth gw gak ngerti. Kalo last of us jelas, mereka punya mechanisme gameplay yang berbeda jauh, clickernya sensitive banget ama suara, tapi kalo kalian lihat,




Tuh lihat? Zombienya lari semua ke transmisinya, harusnya mereka, ini, bisa nembak-nembakkin aja langsung, tapi mereka malah kabur, buat apa coba? Karena takut? Kenapa? toh, zombienya gak nyerang mereka, senjata mereka perih-perih semua, tapi mereka malah kabur, dan ngebiarin transmisinya ancur, yang gua gak ngerti tujuannya apa, ngedemo ini, karena dengan maenin demo ini juga, udah ngegagallin banget ni game.



Barusan adalah short review gua tentang metal gear survive, gw jelas akan ngeriew lagi kalau udah full release nanti 2018, dan kojima pun udah memberikan “bacotan-bacotannya” tentang game ini, dan kojima sebenarnya sangat-sangat pengen ketawa ngeliat ni game.
Kalau kalian masih kurang jelas tentang reviewnya, bisa kalian cari videonya di youtube.

Kenapa game jaman sekarang ngebosenin? apa penyebabnya? salah siapa?


Oke disini gw akan ngebahas soal industry game jaman sekarang, industy game sekarang ini mulai penuh dengan game AAA terbaru , atau bahkan game indie yang menarik, tapi dibalik itu semua, sadar gk sih kalian kalau lama-kelamaan game jaman sekarang kualitasnya gitu-gitu aja dan bikit empet, walaupun ada argument yang mengatakan mungkin karena kita udah dewasa dan udah sering maenin game, sehingga pengalaman yang kita rasakan udah jauh berbeda dibanding pas pertama kali kita maen game, sehingga kita gamer-gamer dewasa udah mulai merasakan monoton dan merasakan kebosenan pada setiap game yang kita  mainkan, argument ini bisa dibilang bener juga dan bisa dibilang gak bener juga, karena pada tahun 2010 sampai 2014 gw masih bisa menikmati keasyikkan bermain game, bahkan game rilisan 2017, jadi argumen ini ya tergantung orangnya juga. Jadi disini gw akan ngejelasin kenapa game jaman sekarang ngebosenin.
Playing time yang kelamaan

Mungkin ini karena keresahan gw terhadap beberapa game yang menjual playing time/playing hours yang lama dan mendistribusikan playing hours tersebut diberbagai portal game tersebut sebelum perilisan game tersebut, bisa dibilang hal ini adalah sebuah strategi yang cerdas, karena dengan memberikan playing time yang lama/mempromosikan playing time yang lama, akan banyak player yang beranggapan kalau game tersebut layak dibeli apalagi dengan harga full price, buat yang belum tahu apa itu playing time, playing itu adalah hitungan angka persentase penyelesaian sebuah game yang bisa kita lihat pas gamennya tamat/di save-an gamenya/bahkan di menu.

Jika berbicara tentang hal-hal playing time, gw sangat setuju jika apapun yang kita lakukan seperti side mission , main mission lalu mengumpulkan barang-barang, atau bahkan menyelasaikan puzzle-puzzle bahkan misteri bisa menjadi sesuatu yang menarik untuk dilakukan dan membuat kita menjadi semakin tahu tentang jalan cerita/dunia game yang kita mainkan, karena tujuan dari side thing dari suatu game selain main mission, ya, memang bertujuan Seharusnya bertujuan untuk memperdalam pengetahuan kita tentang dunia game tersebut/bahkan mengenal character-character sampingan pada game tersebut sehingga pada angka persentase 100% akan kita benar-benar paham tentang game tersebut, masalahnya hal-hal yang seharusnya membuat kita semakin mendalami dunia game, justru menjadi metode untuk memperpanjang durasi suatu game, supaya game tersebut terkesan sangat lama, sekaligus tahan lama untuk dimainkan, memperpanjang game sih sah-sah aja, masalahnya  elemen-elemen untuk memperpanjang durasi game menjadi sangat PARAH dan terkesan MAKSA, dan bahkan gak penting sama sekali, Cuma bikin capek kepala sama jari gw, dan bahkan sengaja item side mission dan item gk penting lainnya disebar diseluruh map, dan menjadi sampah di sebuah map, dan secara impulsive kita secara sadar gk sadar ingin sekali membersihkan icon tersebut dari sebuah map, dan memberikan rasa kepuasaan semu, ya karena setelah nyelesaiin , kita Cuma dapet angka presentase doang.
SELAIN DURASI, GAMEPLAY JUGA PENYEBABNYA.
Nah kita ambil beberapa study case/bahan pembelajaran yang dimana seharusnya kalian semua kenal contohnya shadow of mordors, kalian inget gak?, saat kita harus ngumpullin berbagai artefak yang tersebar di seluruh map, dimana kita harus manjat-manjat untuk Cuma dapetin artefak tersebut dimana tujuannya sama sekali gk signifikan sama jalan cerita. Jadi tujuannya apa? Ya itu, manjang-manjanggin durasi game.
Ingat lagi assassin creed unity, dimana kita harus ngumpullin creed yang  dimana isinya nama-nama yang unik dan item yang keren yang ujung-ujungnya Cuma jadi uang, bahkan kita harus punya aplikasi androidnya untuk ngebuka semua peti, bahkan capture fort/link of faith point yang ikonik namun tidak lagi menjadi hal yang menarik karena gak pernah di kembangkan oleh ubisoft dan akhirnya jadi monoton banget, tujuannya apa? Ya sama , manjang-manjanggin durasi juga.

(Mafia lll)
Inget juga gak sama mafia lll? Dimana lokasi pembersihan musuhnya dibuat berkali-kali kita disuruh ke lokasi yang sama? tujuannya apa? iya, sama juga tujuannya manjang-manjanggin durasi game tersebut, dan tentu itu semua hasil kerja rodi para developer yang disuruh ngejar tanggal perilisan oleh para publisher biadab yang kebanyakkan publisher barat, termasuk konami yang dari jepang juga.


Bayanggin deh, sebuah hal yang gk penting penting amat, tapi dijadikan suatu hal yang rese yang diproyeksikan lewat angka presentase, yang bikin kita pengen banget ngejar angka penyelasaian 100%, yang tentunya playing hours game tersebut jadi panjang sekali tapi gk ada point atau pointless banget, kita ambil study case lain, bisa kita lihat farcry yang tempat-tempat cratenya mirip-mirip dan setelah kita buka kebanyakkan isinya adalah sampah yang nanti bisa kita convert dan jual jadi uang di game tersebut, yang tujuannya sangat semu, yaudah itu, lu loncat-loncat , keluar-masuk goa Cuma buat dapetin uang, dan banyak game game lain, yang cara dapettin duit di gamenya kerjanya semu semua, Cuma ngambilin barang kaya thief/maling dan lain-lain.


(Witcher lll)
Dari banyak game yang jadi study case negative ini ada juga study case positif, yang jadi gambaran buat kalian dan perbandinggan bagi kalian juga, agar kalian tahu mana yang bagus mana yang kagak, menurut personal opini gw, beberapa diantaranya ada yang bagus contohnya the witcher 3, yang kebanyakkan itemnya berguna untuk perjalanan kita, dan bukan jadi uang doang, ada final fantasy juga, ada juga batman dimana semua side missionnya sangat menarik dan membuka interaksi baru terhadap character musuh/kawan di game tersebut.


(Yakuza)
Lalu ada berbagai game jepang kayak yakuza, dimana setiap side missionnya rata-rata memberikan nilai moral dan pendalaman character yang menarik, lalu ada watchdogs 2 juga, yang membungkus elemen sampinggan menjadi lebih menarik, seperti biasanya Cuma ngaterin orang-orang kaya supir , disini kita dibuat kaya supir uber dimana penumpangnya maunya aneh-aneh, dan menjadi suatu hal yang menarik untuk dijalankan dan tentunya banyak game sempurna lainnya, itu baru contoh game-game yang bagus yang membuat berbagai side mission yang penting/ side thing yang banyak, tapi pointnya banyak banget, nilainya banyak banget,  jadi membuat kita jadi tertarik maen side missionya, dan itu baru cara yang sah untuk memperbanyak playing time game tersebut.


Jadi dari point pembahasaan kali ini adalah jangan termakan dengan suatu developer terkenal yang mengeluarkan game baru dengan playing time lama, sebenarnya kacaunya playing time di game tersebut merupakan karena keresahan para player yang suka berkomentar kalau game yang layak dibeli itu, ya game dengan playing hour paling lama, dan inilah membuat para publisher besar menjadi merasa tidak aman dan tidak percaya diri jika mengeluarkan game dengan playing yang sebentar dan padat, karena bisa di analogikan jika sebuah game yang bisa diselesaikan selama 3jam bisa menjadi 15 jam jika memang mengerjar persentase 100%. Yang kebanyakkan misinya dari game-game yang gw sebutin itu misinya gk penting-penting amat dan achievmentnya gk penting sama sekali.

Dimana ini salah para player juga yang menuntut playing hours yang lama, sedangkan publisher harus ngejar tanggal rilis, untuk mengatur budget mereka, jadi keduanya memiliki peran yang sama dalam industry game, para player seharusnya gk nuntut playing hours yang lama, para publisher juga salah karena masukkin side-mission yang gak penting , ya salah juga, ya jadi seharusnya para publisher membuat pertemuan dengan para player, agar tahu game yang player mau itu game kayak gimana.


Ya, tadi itu adalah keresahan pribadi gw, kenapa di era millennium ini, dimana genre yang open world yang seharusnya bagus banget, dan sekarang jadi genre yang mengerikan banget bagi para player dan para publisher tentunya.

Review ruiner game indie baru, kualias top gameplay classic.

Oke disini gw akan kasih sebuah review game baru bergenre cyberpunk dengan style retro yang sangat jarang kita temui di industry game sekarang ini. biasanya para developer mengeluarkan game grafik 3D dengan pandangan TPS atau FPS, game ini justru sebaliknya developer raccon games, mengeluarkan game bertema cyberpunk dengan gameplay classic. game ini mengambil pandangan top-down dimana kita melihat karakter kita dari atas seperti di game city building, game ini berjudul ruiner yang dibuat oleh raccon game, developer asal polandia, dan dipublikasikan oleh devolver digital. gw jadi penasaran sama polandia, karena kebanyakkan game buatan sana hasilnya bagus-bagus, mungkin di lain waktu gw bakal bahas tentang itu, tapi sekarang gw akan bahas tentang game ruiner ini dulu.
Gameplay classic story memukau
Bagi kalian yang sering bermain game , atau pernah main game ps1, pasti tidak asing dengan gameplay ini, ya, ini gameplay classic yang sering kita lihat di era kejayaan playstation 1, pernah dibawa di game rockstar yaitu GTA 1/CHINATOWN, kita masih bisa melihat gameplay seperti ini di banyak game mobile/android, walaupun gameplay classic tapi jangan salah , game ini terbilang bagus dalam segi open worldnya, storyline, dan mendapat rating tinggi, di steam 9/10, dan itu bahkan game ini bisa menandingi game AAA seperti metal gear solid IV.

Game bertema cyberpunk, dengan pandangan Top-down, jadi game ini mementingkan mechanic dan fast reflex, paduan yang unik nan sempurna, mungkin kalian bingung kenapa, karena cuma nembak-nembak doang, dari nembak-nembak doang aja, game ini udah tahu mau jadi apa, ngerti kan maksud gw?, kadang ada game yang gak tahu jati dirinya , gak tahu mau jadi apa, comot sana-sini, akhirnya jadi kaya muntahan yang diblender dan dipacking terus dijual ke kita semua. nah, game ini tuh sebaliknya.
Dari awal dengan design yang flat hurup-hurup yang bold dengan warna merah terang disertai suara distorsi semua ini memiliki memiliki tema dan mengeluarkan feel yang discomforting sebuah feel yang akan kalian rasakan saat maen ini game, game ini mengambil tema di tahun 2091 di kota rangkok disini kita berperan sebagai protagonist, dimana character di game ini gak bisa ngomong, bukannya gak bisa ngomong tapi lebih ke gak bisa mengeluarkan suara, dimana si character berkomunikasi lewat topengnya yang penuh LED dan akan mengeluakan hurup/nomor, dimana agak mirip sama ranch di watchdogs 2.
Tanpa basa-basi setelah kalian melewati tutorial awal , kalian akan langsung terjun ke kota rangkok, dimana kalian akan langsung diperkenalkan dengan game mechanicnya, dikota ini kalian akan diberikan atmosfir/kehidupan di gamenya, dimulai dari cara orang berpakaian, sistem keamanan yang berlaku, gimana kehidupan sosialnya berjalan, dan yang lebih penting lagi semua estetika gamenya dituangkan di kota ini. dimana walaupun kota ini kecil, tapi kota ini dibuat dengan teliti, dimana semua memiliki fungsi,dan tujuan , dimana kalian diberikan waktu istirahat setelah melakukan misi yang rumit , kalian bisa berinteraksi dengan orang di game ini, walaupun sebenarnya characternya gk bisa ngomong dan hanya diberikan 2 opsi percakapan, tapi itu semua unik dan fun.

Oke lanjut ngebahas mechanic fightnya, kalo gw bisa bisa rangkum dikit ini game mirip hotline miami dengan grafik yang diupgrade, dengan ditambah unsur rpg, game ini memiliki unsur yang sama, dimana kalian memerlukan reflek yang tinggi dan mikir yang cepet, gk bisa lama karena semuanya memerlukan konstan dan adaptasi dengan cepat, mirip dengan hotline miami, bedanya disini gk ada 1HIT KILL, disini kalian dikasi darah dan energi dengan kedua unsur itu kalian harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan harus melakukan sesuatu dengan cepat, karena kalau kelamaan mikir kalian bakal mati cepet, walaupun terdengan fast tapi semuanya mengalir, kalian gak akan ada perasaan dicurangi seperti misalnya hit detectornya ngaco atau kalian mati padahal kalian pikir seharusnya gk mati. dan itu ngebuat game ini unik, karena kalau kalian mati pasti karena kesalahan kalian sendiri, kalian juga gk harus takut mati karena restartnya cepet banget, jadi disini kalo kalian mati kalian gak harus malu karena disini itu wajar.

Disini senjata ada 2 dan bisa di change dengan cepat dan responsif, pertama ada senjata melee dan senjata smg, keduanya gk bisa rusak, yang bisa rusak hanya senjata yang kalian pick-up di level . senjata smg peluru akan dibatasi, dan senjata melee ada durabilitynya. di game ini kalian bisa upgrade character kalian, dengan sistem "tree point" layaknya rpg, dimana ada skill yang bisa kalian upgrade/ngebuka skill baru, point skillnya bisa kalian dapetin dari drop box/dari naik level dengan mengumpulkan karma, ya disini istilahnya karma bukan XP , karma itu juga bisa menjadi semacam mata uang, dimana kalian bisa memakainya untuk membeli item/ ngebuka suatu lokasi yang belum bisa kalian buka, game ini memberikan kalian opsi yang banyak dan sesuai selera kalian, dimana jika kalian lebih suka melee, kalian akan diberikan opsi untuk fokus upgrade melee dan shield, kalau kalian tipe fight/range kalian akan diberika opsi range, game juga memberikan feedback yang luar biasa dimana suaranya bener-bener nyerep, dan kalian juga bakal ngerasain perbedaan mencolok jika kalian menggunakan senjata yang biasa ama rare,

Jadi kalian kalau nemuin senjata yang powerfull atau rare , akan ada rasa memuaskan bange ,jika kalian menembak terus-menerus kalian akan bisa menghamburkan tubuh lawan kalian/kepala lawan kalian bisa putus dan mental keluar arena , hal-hal yang terdengar simpel ini memberikan impact yang besar, kalian juga gak bisa terus-menerus make teknik yang sama, karena kalian akan menemukan musuh yang berbeda dengan kemampuan berbeda, jadi adaptasi dengan cepat penting di game ini, game ini juga gak di lock di 60fps kalian yang main dengan fps diatas 100 bakal nyaman banget main ini game, karena framerate yang besar sangat cocok dengan game fast reflek seperti ini.
Menurut gw yang kurang di game ini adalah boss fight, dimana gk ada gameplay baru di boss fightnya intinya kalian cuma ngenain damage yang gede ke tubuh bossnya, gua gk tahu apa ini cuma ada di boss pertama atau berbeda di selanjutnya, tapi itu yang gw rasakan, bossnya memiliki fighting style yang unik sedangkan kita kagak, untuk level design juga unik-unik dimana setiap level memiliki color dan music yang berbeda-beda dan mendetail, kalian bisa maenin game ini di console karena rilis di pc , xbox 1 dan ps4, gw udah nyoba di ps4 dan ancur banget gw maennya, aiming susah dan gak nyaman, selebihnya gak ada kendala, tapi cuma gw lebih prefer main di pc, sistem vibrasinya juga enak dan gk ganggu , dimana ada game dengan vibrasi yang gk wajar dan ganggu banget.

Untuk spek yang di butuhkan gk tinggi-tinggi amat, karena memakai unreal engine4 , dan prosessicing di game ini cantik banget jika kalian mentokking grafiknya mentok kanan, jadi overall game ini worth dengan harganya, semoga sukses ngebuat kalian juga tertarik maen ini game.